LAYANAN PENDIDIKAN BAGI WARGA NEGARA INDONESIA DI ARAB SAUDI

Muhamad Murtadlo

Abstract


Abstract

Nowadays many Indonesian citizens work in Saudi Arabia and send their children to school in the country. Many are also prospective students seeking scholarships in Saudi Arabia. This study will examine how the actual form and practice of educational services for Indonesian citizens in Saudi Arabia and how the implications of such education services for Indonesia. The research was conducted by qualitative method through literature study and visitation. The study found that education services for Indonesian citizens in the country are still below expectations and in some ways below the standard. In addition, from the graduates, there is a tendency to develop a certain religious understanding that is somewhat different from the needs of moderate Islamic development (wasatiyah) in Indonesian country.


Abstrak

Hari ini banyak Warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di Arab Saudi dan menyekolahkan anaknya di negeri tersebut. Banyak juga para calon mahasiswa yang mencari beasiswa pendidikan di Arab Saudi. Penelitian ini iningi mengkaji bagaimana sebenarnya bentuk dan praktek layanan pendidikan bagi anak WNI di Arab Saudi dan bagaimana implikasi layanan pendidikan tersebut bagi Indonesia. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif melalui kajian kepustakaan dan visitasi. Penelitian menemukan bahwa layanan pendidikan bagi WNI di negeri tersebut masih dibawah ekspektasi dan dalam beberapa hal di bawah standar. Di samping itu dari lulusannya ada kecenderungan mengembangkan paham keagaman tertentu  yang agak berbeda dengan kebutuhan pengembangan Islam moderat (wasatiyah) di Indonesia.


Keywords


Anticipation; Education services; Salafy; Antisipasi; Layanan Pendidikan; Paham Salafy

Full Text:

PDF

References


Anwar, Hasbi. (2016). Politik Luar Negeri Arab Saudi Dan Ajaran Salafi-Wahabi Di Indonesia. Jisiera: The Journal Of Islamic Studies And International Relations. Volume 1, Agustus.

Artikel. (2015). 1,3 Juta TKI Kerja di Timteng, Terbanyak Arab Saudi. http://finance.detik.com/read.

Hasan, Noorhaidi. (2005). Laskar Jihad Islam, Militancy and The Quest for Identity in Post-New Order Indonesia. Ph.D. Dissertation. Utrecht University.

Hidayat, Dady. (2012). Gerakan Dakwah Salafi di Indonesia pada Era Reformasi. Jurnal Sosiologi MASYARAKAT, Vol. 17 No. 2, juli.

Irham. (2016), Pesantren Manhaj Salafi: Pendidikan Islam Model Baru Di Indonesia. Ulul Albab, Volume 17, No.1.

Mukani. (2016). Ulama Al-Jawwi di Arab Saudi Dan Kebangkitan Umat Islam di Indonesia. AL MURABBI, Volume 2, Nomor 2, Januari.

Nurhasyim. (2004). SESPANAS LAN

Shidqi, Ahmad (2013). Respon Nahdlatul Ulama (NU) terhadap Wahabisme dan Implikasinya bagi Deradikalisasi Pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Islam, Volume II, Nomor 1, Juni.

Wahab, Muhbib Abdul. (2015). Masa Depan Bahasa Arab di Indonesia. http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle /123456789/28591

Wawancara dengan Darmakirty Syailendra, Kepala Konjen RI di Jeddah, pada tanggal 6 Desember 2015.

Wawancara dengan Masduki, Direktur Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ) pada tanggal 6 Desember 2015.

Wawancara dengan ibu Ely Maliki, Kepala Sekolah Darul Ulum Jeddah pada tanggal 6 Desember 2015.

Wawancara dengan Bapak Sinsin Rasyidin, Kepala Sekolah Indonesia Mekah (SIM) pada tanggal 8 Desember 2015

Hasil Forum Group Discussiun (FGD) dengan santri-santri Rubath Al Jawi Misfalah seperti Ahmad Ridho dkk. tanggal 8 Desember 2015.

Zainudin, Ahmad. (2008). Perbandingan Pendidikan Antara Arab Saudi Dan Pakistan. http://datarental.blogspot.com/2008/04/perbandingan-pendidikan-antara-saudi.html.




DOI: http://dx.doi.org/10.32729/edukasi.v16i1.461

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 Creative Commons License

Indexed by:

  Open Archives Initiative  Find in a library with WorldCat