PENDIDIKAN KECAKAPAN HIDUP DI PESANTREN DARUL HIKAM BANJARAN BANDUNG

Juju Saepudin

Abstract


abstrak

Pesantren as one of the institutions of Islamic education in Indonesia is considered to  have  contributed  quite  signiicantly  in  the development of national education. However, the issue encountered by people from various social stratiications in education, including pesantren, is the low quality and relevance of education to the labor market needs. In fact, many pesantren alumni have no choice of employment to meet their needs in the real life. This paper presents the results of research on independence-based education life  skills  and  local  potential  in  Pesantren  Darul Hikam Banjaran Bandung regency. The study was conducted using qualitative approach and case study designed naturalistically. Data was collected
through observation, interview and documentation methods. Inductive data analysis identiied models of life skills education for students with self-reliance and local potential capitals. Two-wheeled vehicle mechanical  skill  in  Pesantren  Darul  Hikam  that uses  local  curriculum  with  a  ratio  of  20%  theory and 80% practice empowers senior students to be
the  teachers  assisted  by  local  BLK has  been able to  equip  the  students  with  skills  in  automotive detailing allowing them to be ready to enter the professional world.

Keywords: education, Life skills, Pesantren

abstrak

Pesantren sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam di Indonesia dinilai memiliki kontribusi yang tidak kecil dalam pembangunan pendidikan nasional. Namun persoalan masyarakat dari berbagai stratiikasi sosial dalam dunia pendidikan termasuk pesantren adalah
rendahnya mutu dan relevansi pendidikan dengan kebutuhan pasar kerja. Bahkan, banyak alumni pesantren yang tidak memiliki pilihan lapangan
kerja untuk menenuhi kebutuhan hidupnya di masyarakat. tulisan ini menyajikan hasil penelitian tentang pendidikan kecakapan hidup berbasis
kemandirian dan potensi lokal di Pesantren Darul Hikam Banjaran Kabupaten Bandung. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan rancangan studi kasus yang bersifat naturalistik. tehnik pengumpulan melalui pengamatan, wawancara mendalam dan metode dokumentasi. Analisa data secara induktif menemukan model pendidikan kecakapan hidup bagi santri dengan modal kemandirian dan potensi lokal. Pendidikan kecakapan hidup otomotif roda dua di Pesantren Darul Hikam menggunakan kurikulum lokal dengan perbandingan 20 % teori dan 80 % praktek, memberdayakan santri senior sebagai guru dan dibantu dari BLK setempat telah mampu membekali keterampilan santri dibidang otomotif sehingga siap memasuki dunia kerja.

Kata Kunci:  Pendidikan, Kecakapan Hidup, Pesantren

 


Keywords


Pendidikan; Kecakapan Hidup; Pesantren

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.32729/edukasi.v14i1.5

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 Creative Commons License

Indexed by:

  Open Archives Initiative  Find in a library with WorldCat