PROSES BERPIKIR LATERAL SISWA MADRASAH ALIYAH DALAM MENYELESAIKAN MASALAH GEOMETRI MELALUI PENDEKATAN OPEN-ENDED

Mukhtasar Tasar, Muhammad Ikhsan, Hajidin Hajidin

Abstract


Abstract

This research aimed to describe the process of lateral thinking amongst the students in MAS (equivalent to Private Senior High School) Darul Hikmah, Aceh Besar in solving geometry problems through open-ended approach. This research was a descriptive research and conducted by using a qualitative approach. Research subject was three students of Class XII of MAS Darul Hikmah, Aceh Besar, who had different abilities. Subject selection was conducted at the end of the research. Data collection was carried out by conducting test and interview. Data analysis was done by using qualitative method, i.e.: data reduction, data display, and conclusion. The results showed that the process of lateral thinking amongst the students was: 1) writing and explaining the things being known and asked in the questions, 2) solving the problems by using different methods, 3) solving the problems by using unusual method as it was relatively short; did not use much math operation; and was easily to understand; and 4) getting the idea in solving the problems by practicing trial and error; using previous operations; using triangle and diagonal; and having the ability to explain the unusual steps that have been used.


Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses berpikir lateral siswa siswa MAS Darul Hikmah Aceh Besar dalam menyelesaikan masalah geometri melalui pendekatan open-ended. Penelitian ini berbentuk deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah tiga orang siswa kelas XII MAS Darul Hikmah Aceh besar yang memiliki kemampuan berbeda. Pemilihan subjek dilakukan pada akhir penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan tes dan wawancara. Analisis data menggunakan teknik analisis data kualitaif yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses berpikir lateral siswa adalah: 1) menuliskan dan menyebutkan apa yang diketahui dan yang ditanyakan pada soal; 2) menyelesaikan permasalahan yang diberikan dengan mengunakan cara-cara penyelesaian berbeda; 3) menyelesaikan permasalahan dengan menggunakan cara yang tidak umum, lebih memilih menggunakan cara penyelesaiaan tidak umum karena relatif lebih singkat, tidak banyak menggunakan perhitungan matematika, dan mudah dipahami; dan 4) mendapatkan ide dalam menyelesaikan permasalahan dengan cara mencoba-coba, memanfaatkan cara penyelesaian yang pernah dikerjakan sebelumnya, memanfaatkan segitiga siku-siku, diagonal garis, dan mampu memberikan penjelasan mengenai langkah penyelesaian tidak umum yang telah digunakan.


Keywords


Geometry; Lateral thinking; Open-ended approach; Berpikir lateral; Geometri; Pendekatan open-ended

Full Text:

PDF

References


Becker, J. P., & Shimada, S. (2005). The Open-Ended Approach: A New Proposal for Teaching. Reston: National Council of Teachers of Mathematic (NCTM).

Bobango, J. C. (1993). Geometry for All Student: Phase-Based Instruction. Dalam Cuevas (Eds). Reaching All Students With Mathematics. Virginia: The National Council of Teachers of Mathematics, Inc.

Bono, E. D. (1991). Penerapan Pola Berpikir Lateral (terjemahan. Dandan Riskomar ) Jakarta: Binarupa Aksara.

Bono, E. D. (1992). Serious Creativity Using The Power of Lateral Tinking to Create New Ideas. New York: Harper Business.

Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementrian Agama RI. (14 Desember 2018). Visi, Misi dan Tujuan Pendidikan Islam 2015-2019, http://pendis.kemenag.go.id/index.php?a=artikel&id2=visimisipendis.

Jazuli, A. (2009). Jigsaw Type of Cooperative Learning as a Means of Improving High School-Students’ Mathematical Communication Ability. EDUCARE, 1(2) 207-218.

Miles, M. B., & Huberman A, M. (1994). Qualilative Data Analysis: Second Edition. United States of America: Sage Publications.

Moleong, L. J. (2016). Metodologi Penelitian Kualitatif. Edisi Revisi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Muliawati, N. E. (2017). Proses Berpikir Lateral Siswa dalam Memecahkan Masalah Berdasarkan Gaya Kognitif dan Gender. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika (JP2M), 2(1), 55-68.

Munandar, S. C. U. (1992). Mengembangkan Bakat dan Kreativitas Anak Sekolah: Petunjuk Bagi Para Guru dan Orang Tua. Jakarta: PT Gramedia.

National Council of Teachers of Mathematic. (2000). Principle and Standards for School Mathematics. USA: NCTM.

Ngilawajan, D, A. (2013). Proses Berpikir Siswa SMA dalam Memecahkan Masalah Matematika Materi Turunan Ditinjau dari Gaya Kognitif Field Independent dan Field Dependent. PEDAGOGIA, 1(1), 71-83.

Nurhasanah, F. (2010). Abstraksi Siswa SMP dalam Belajar Geometri melalui Penerapan Model Van Hiele dan Geometers Sketchpad. Thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

Nurhidayah, S. D. (2016). Meningkatkan Kemampuan Berpikir Lateral Matematis Siswa melalui Pendekatan Open-Ended. Thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

Puspitarini, M. (9 September 2015). Ini penyebab Nilai Matematika Indonesia Rendah, https://news.okezone.com/read/2014/09/09/373/1036506/ini-penyebab-nilai-matematika-indonesia-rendah.

Rosnawati, R. (2011). Berpikir Lateral Dalam Pembelajaran Matematika. Prosiding Seminar Nasional Penelitian, Pendidikan dan Penerapan MIPA, 139-144. Fakultas MIPA, Universitas Negeri Yogyakarta: Prosiding Seminar Nasional Penelitian, Pendidikan dan Penerapan MIPA.

Sa'diyah, H. (2016). Profil Berpikir Lateral dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Materi Bangun Datar pada Siswa Kelas IX di Smp Negeri 1 Sidoarjo. Thesis, UIN Sunan Ampel Surabaya.

Sloane, P. (1994). Test Your Lateral Thinking IQ. New York: Sterling Publishing Company, Inc.

Soedjadi. (2000). Kiat Pendidikan Matematika di Indonesia. Jakarta: Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional.

Suherman, E., Turmudi., Suryadi, D., Herman, T., Suhendra., Prabawanto, S., Nurjanah., & Rohayati, A. (2003). Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer. Bandung: Jurusan Pendidikan Matematika Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pendidikan Alam Universitas Pendidikan Indonesia.

Suprapti, W. (2015). Bahan Ajar Diklat Kepemimpinan Tingkat 3: Agenda Inovasi. Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia: Jakarta

Syutaridho. (2012). Berpikir Lateral dalam Matematika. ISSN 2089-8703, 1(1), 22-29.

TIM PUSPENDIK. (2012). Kemampuan Matematika Siswa SMP Indonesia: Menurut Bebchmark Internasional TIMSS 2011. Pusat Penelitian Pendidikan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan: Jakarta.

Waks, S. (1997). Lateral Thinking and Technology Education. Journal of Science Education and Technology, 6(4), 245-255.

Yulaelawati, E. (2004). Kurikulum dan Pembelajaran. Bandung: Pakar Raya.




DOI: http://dx.doi.org/10.32729/edukasi.v16i3.512

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


© Copyright CC-BY- SA.

 p-ISSN:1693-6418, e-ISSN: 2580-247X  

 Creative Commons License

Indexed by:

  Open Archives Initiative  Find in a library with WorldCat