Evaluasi Penyelernggaraan Program 5000 Doktor: Studi Kasus Pada Institut PTIQ Jakarta

Munawiroh Munawiroh

Abstract


Abstract

The research aims to examine and find gaps and alternative solutions to problems, the implementation of the 5000 Doctoral Scholarship Program as a Strategic Program of the Indonesian Ministry of Religion. Therefore, the Center for Research and Education on Religion and Religion needs to evaluate the implementation of the program as the reason for not achieving 5,000 doctors, which is its strategic program. This type of research is evaluation research with a descriptive qualitative approach through an in-depth study of implementing the 5000 doctoral scholarship program at the PTIQ Jakarta Institute. Retrieval of data through interviews, observation, and documentation. The overall research results on the implementation of the scholarship program lectures have been carried out by following the procedures and stages, as stated in the MOU document between the Diktis and the PTIQ Jakarta Institute, both in terms of technical administration and management as well as technical academic implementation. From an administrative point of view, related to costs for students, it needs improvement or adjustment. Besides that, the course time limit is only three years, which becomes an obstacle for students in completing lectures so that graduate quality standards are not met. In academic terms, there is a gap between students from Java and outside Java. This is a result of the recruitment system, which refers to equal distribution/regional representation.


Abstrak

Penelitian bertujuan untuk mengkaji dan menemukan kesenjangan, serta alternatif pemecahan masalah, penyelenggaraan Program Beasiswa 5000 Doktor sebagai Program Strategis Kementerian Agama RI. Oleh karena itu Pusat Penelitian dan Pendidikan Agama dan Keagamaan perlu melakukan evaluasi pelaksanaan program tersebut sebagai penyebab belum tercapainya 5000 doktor yang merupakan program strategisnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian evaluasi dengan pendekatan kualitatif deskriptif, melalui pendalaman tentang penyelenggaraan program beasiswa 5000 doktor di Institut PTIQ Jakarta. Pengambilan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian secara keseluruhan penyelenggaraan perkuliahan program beasiswa tersebut telah dilaksanakan dengan mengikuti prosedur dan tahapan-tahapan sebagaimana tertuang dokumen MOU antara Diktis dan Institut PTIQ Jakarta, baik dalam hal teknis administrasi dan manajemen penyelenggaraan maupun teknis akademis penyelenggaraan. Dari segi administrasi, terkait dengan biaya bagi mahasiswa perlu perbaikan atau penyesuaian, selain itu juga batas waktu perkuliahan yang hanya tiga tahun, menjadi kendala mahasiswa dalam penyelesaian perkuliahan sehingga tidak terpenuhinya standar kualitas lulusan. Pada teknis akademis terjadi kesenjangan antara mahasiswa dari Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa, hal tersebut akibat dari sistem rekrutmen yang mengacu pada pemerataan/keterwakilan daerah.


Keywords


Evaluation; PTIQ Institute; 5000 Doctoral Program; Evaluasi; Institut PTIQ; Program 5000 Doktor

Full Text:

PDF

References


Agustanico Dwi Maryadi. (2017). Model Evaluasi Pembelajaran Dalam Penelitian Evaluasi. Jurnal Ilmiah Penjas, 3.

Aman. (2012). Pengembangan Model Evaluasi Program Pembelajaran Sejarah Di Sma. Penelitian Dan Evaluasi Pendidikan, Vol. 16, N.

Arikunto, S., & Abdul Jabar, C. S. (2010). Evaluasi Program Pendidikan, Pedoman Teoritis bagi Praktisi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Brinkerhoff, R. O., Brethower, D. M., Hluchyj, T., & Nowakowski, J. R. (1983). Program Evaluation. Springer Netherlands. https://doi.org/10.1007/978-94-011-6757-4

Crawford, J. (2000). Evaluation of Library and Information Services (2nd ed.). Aslib, The Association for Information Management.

Dedi Lazwardi. (2017). Implementasi Evaluasi Program Pendidikan Di Tingkat Sekolah Dasar Dan Menengah. Al-Idarah, Vol. VII/I.

Dewa Gede Hendra Divayana, G. A. D. S. (2016). Evaluasi Program Sertifikasi Komputer Pada Universitas Teknologi Indonesia Menggunakan Model Cse-Ucla. Jurnal Pendidikan Indonesia, Vol. 5(2).

Diktis. (2014). Pedoman Pelaksanaan 5000 Doktor. In Buku Pedoman.

Djaali, H., & Muljono, P. (2008). Pengukuran dalam Bidang Pendidikan. Jakarta: Grasindo.

Pidato Presiden RI pada MTQ Nasional III di Banjarmasin, (1970).

https://ptiq.ac.id. (2012). Sejarah PTIQ.

Husen Hasan Basri, DO Penelitian Evaluasi 5000 Doktor, (2018).

Kasinyo Harto. (2018). Tantangan Dosen PTKI di Era Industri 4.0. Jurnal Tatsqif: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Pendidikan, Vol. 16/1.

Lilik Umiyati, dkk. (2012). Peta Kajian Ilmu Alquran di PTKI. PPIM UIN Jakarta.

Mahirah B. (2017). Evaluasi Belajar Peserta Didik (Siswa). Jurnal Idaarah, Vo.1/2.

M Echols, J., & Shadily, H. (2000). Kamus Inggris Indonesia. Gramedia Pustaka Utama.

ME. Anwar. (2014). Menelusuri Kebijakan Pendidikan Islam Di Indonesia. Edukasi Islami Jurnal Pendidikan Islam, Vol. 3.

PTIQ. (2012). Sejarah Institute PTIQ (p. https://ptiq.ac.id).

R. Worthen, B., & R. Sanders, J. (1973). Educational Evaluation: Theory and Practice. Wadsworth Publishing Company.

Stufflebeam, D. L. (1968). Evaluation as Enlightenment for Decision-making. Evaluation Center, Ohio State University, 1968.

Sudjana, N., & Rivai, A. (2009). Teknologi Pengajaran (V). Sinar Baru Algensindo.

Syefudin. (2019). Pengaruh Kualitas Layanan Akademik Dan Kinerja Dosen Terhadap Kepuasan Mahasiswa Pascasarjana Institut Perguruan Tinggi Ilmu Alquran (Ptiq) Jakarta. Jurnal Andragogi:Pendidikan Islam Dan Menejemen Pendidikan, Vol. 1.

Tague-Sutcliffe, J. M. (1996). Some perspectives on the evaluation of information retrieval systems. Journal of the American Society for Information Science, 47(1), 1–3. https://doi.org/10.1002/(SICI)1097-4571(199601)47:1.1::AID-ASI1.3.0.CO;2-3

Teni Aryanti, Supriyono, M. I. (2015). Evaluasi Program Pendidikan Dan Pelatihan. Jurnal Pendidikan Nonformal UNM Malang, Vol.10/1.

Umayah, U. (2016). Tafsir Maqashidi : Metode Alternatif Dalam Penafsiran Alquran. Diya Al-Afkar : Jurnal Studi Alquran Dan Hadis, Vol.4/1.

Uzer Usman, M. (2003). Menjadi Guru Profesional. Remaja Rosdakarya.

Wahyudhiana, D. dan. (2015). Model Evaluasi Program Pendidikan. ISLAMADINA, Vol. XIV.

Woods, J. D. (1988). Curriculum Evaluation Models : Practical Applications for Teachers. Australian Journal of Teacher Education, 13(1). https://doi.org/10.14221/ajte.1988v13n2.1

Yunanda, M. (2009). Evaluasi dalam Islam. Bumi Aksara.




DOI: http://dx.doi.org/10.32729/edukasi.v18i2.614

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 Creative Commons License

Indexed by:

           Open Archives Initiative