Pengaruh Kecerdasan Emosional Dan Spiritual Peserta Didik Terhadap Motivasi Belajar Pada MAN 2 Kota Parepare

Muh Dahlan Thalib

Abstract


Abstract

This study entitled The Effect of Emotional and Spiritual Intelligence of Students on Learning Motivation at MAN 2 Kota Parepare, located at Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2, Parepare City, South Sulawesi. In comparison, the data collection method consists of observation, documentation, interviews, and questionnaires. The conclusions of the results of this study: First, testing the significance through the t test with the acquisition of tcount 5,255> ttable 1,992, it means that emotional intelligence has a significant effect on learning motivation in MAN 2 Parepare City. Second, the significance test through the t test with the value of tcount 6.737> t table= 1.992, meaning that spiritual intelligence has a positive and significant effect on learning motivation at MAN 2 Parepare City. Third, the calculation results show that Fcount= 27.233> Ftable= 3.12 means that Ho is rejected, meaning that the emotional and spiritual intelligence of students together have a positive and significant effect on the increase in learning motivation at MAN 2 Parepare City with a contribution of 40.9%, it means that the contribution of the two bits of intelligence is quite enormous in value, while the remaining 59.1% is influenced by other variables that are not in this regression equation model.

 

Abstrak

Penelitian ini berjudul Pengaruh Kecerdasan Emosional Dan Spiritual Peserta Didik Terhadap Motivasi Belajar Pada MAN 2 Kota Parepare. Berlokasi pada Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Parepare Sulawesi Selatan. sedangkan metode pengumpulan data terdiri dari observasi, dokumentasi, wawancara, dan kuesioner. Adapun kesimpulan dari penelitian ini, yaitu Pertama, pengujian signifikansi melalui uji t dengan perolehan nilai thitung 5,255 > ttabel 1,992, berarti kecerdasan emosional berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar pada MAN 2 Kota Parepare. Kedua, pengujian signifikansi melalui uji t dengan perolehan nilai thitung 6,737 > ttabel= 1,992, berarti kecerdasan spiritual berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar pada MAN 2 Kota Parepare. Ketiga, Hasil perhitungan menunjukkan Fhitung= 27,233 > Ftabel= 3,12 berarti Ho ditolak, artinya kecerdasan emosional dan spiritual peserta didik secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan motivasi belajar pada MAN 2 Kota Parepare dengan kontribusi sebesar 40,9%, artinya sumbangan kedua kecerdasan cukup besar nilainya, sedangkan sisanya 59,1% dipengaruhi variabel lain yang tidak ada pada model persamaan regresi ini.


Keywords


Emotional Intelligence; Spiritual Intelligence; Learning Motivation; Kecerdasan emosional; Kecerdasan spiritual; Motivasi belajar

Full Text:

PDF

References


Agustian, A. G. (2002). Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual ESQ : Emotional Spiritual Quotient Berdasarkan 6 Rukun Iman dan 5 Rukun Islam. Jakarta : Penerbit Arga.

Agustian, A. G. (2003). Rahasia Sukses Membangkitkan ESQ Power sebuah inner Journey melalui Al – Ihsan. Penerbit Arga: Jakarta.

A, Husnaini. (2010). Keseimbangan IQ, EQ dan SQ dalam Perspektif Islam, www.badilag.net/artikel/wacanahukumislam.pdf. (diakses pada 06 Maret 2018)

Atmaja, Anantawikrama Tungga, Komang Adi Kurniawan Saputra. (2014). The Effect Of Emotional Spiritual Quotient (ESQ) To Ethical Behavior In Accounting Profession With Tri Hita Karana Culture’s As A Moderating Variable.Research Journal of Finance and Accounting, Vol 5, No 7, 187-197.

Basuki, K. H. (2015). Pengaruh Kecerdasan Spiritual dan Motivasi Belajar terhadap Prestasi Belajar Matematika. Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA, 5(2), 120–133. https://doi.org/10.30998/formatif.v5i2.332

Bohlander, George. & Scott Snell. (2010). Principles of Human Resource Management, 15th ed. Mason, OH: South Western –Cengage Learning.

Departemen Agama RI. (2012). Al Qur’an dan Terjemahannya. Bandung: Syaamil Quran

Goleman, D. (2000). Kecerdasan Emosi untuk Mencapai Puncak Prestasi. Cet. III; Jakarta: Pustaka Utama, 2000.

Goleman, D. (2005). Kecerdasan Emosi untuk Mencapai Puncak Prestasi. Cet. VI; Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, 2005.

Goleman, D. (2015). Emotional Intelligence. Alih bahasa oleh T. Hermaya. Cet. XIX Jakarta: PT. Gramedia.

Hamalik Oemar (2004). Proses Belajar Mengajar. Cet. III; Jakarta: Bumi Aksara, 2004.

Kasiyati, Sri Budi dan Endah Budiarti. (2015). Membangun Karakter Mahasiswa Melalui Pelatihan ESQ Guna Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa Untag Surabaya, Jurnal Ilmu Ekonomi & Manajemen, Vol. 2 No.2, hal. 42 - 47.

Khanif Maksum. (2013) . Hubungan Kecerdasan Emosional Dan Motivasi Dengan Tingkat Prestasi Belajar Siswa Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Negeri (Min) Jejeran Bantul Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia,” Jurnal Muaddib, 03, hal. 36–62.

Langgulung, H. (tanpa tanggal). Tujuan Pendidikan dalam Islam, Diktat, Fakultas PPs IAIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, h,2.

Muhyidin, M. (2007). Manajemen ESQ Power Cet. I; Jokjakarta: Diva Press, 2007,” hal. 2007.

Ngalimun. (2014). Strategi dan Model Pembelajaran. Cet. III; Yokyakarta: Aswaja Pressindo.

Radhitya Arief Noerpratama, E. S. I. (2018). “Hubungan Antara Kecerdasan Spiritual Dengan Motivasi Belajar Siswa Kelas X Sma,” Jurnal Empati, 7 No. 2, hal. 214–219.

Riduwan dan Akdon. (2010). Rumus dan Data dalam Analisis Statistika (Cet. IV; Bandung: Alfabeta, 2010), h. 254.

Sardiman, A. (1984). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Cet. I; Jakarta: Rajawali, 1984.

Sardiman, A. (2011). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar (Cet. XX; Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, h. 73.

Sallis, Edwar. (2011). Total Quality Management in Education. Alih Bahasa oleh Ahmad Ali Riyadi dengan judul Manajemen Mutu Terpadu Pendidikan, Cet. II; Jokjakarta: Ircisod.

Syafri, Ulil Amri. (2014). Pendidikan Karakter Berbasis Al-Qur’an, Jakarta: Rajawali Pers.

Shofwa, Y. S. (2013). "Pengaruh Motivasi Spiritual dan Kepemimpinan Spiritual Terhadap Kinerja Religius Dosen dan Karyawan STAIN Purwokerto". Jurnal Pro Bisnis, 6(1), 1–19.

Suciani, D dan Rozali, Y. A. (2014). "Hubungan Dukungan Sosial dengan Motivasi Belajar pada Mahasiswa Universitas Esa Unggul". Jurnal Psikologi, 12(2), 43–47.

Sugiyono. (2012). Statistika untuk Penelitian Cet. XX; Bandung: Alfabeta, 2012.

Sukardi. (2003). Metodologi Penelitian Pendidikan : Kompetensi dan Praktiknya, (Jakarta: Bumi Aksara), h.146,

Suwarto, Dyah Herlina. (2012) Membangun Karakter Bangsa Melalui Literasi Digital. Jurnal: Staff Universitas Negeri Yogyakarta.

Thalib, M. D. (2012). “Pendidikan Berperspektif Lingkungan (Analisis Pengaruh Terhadap Peningkatan Mutu Pendidikan),” Jurnal Komunida Media Komunikasi dan Dakwah, II, No. 1, hal. 95–106.

Thamrin. (2012). "Karakter Budaya Akademik dan Hubungannya dengan Prestasi Belajar Mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi FE UNM". Jurnal Mediasi, vol.4 no 1.

Wibawanto, Alwan. (2013). “Menubuhkan Minat Baca dan Tulis Mahasiswa”. Jurnal: Pustakaloka. Vol.5 No.1. STAIN Ponorogo.

Zamroni dan Umiarso. (2011). ESQ Model dan Kepemimpinan Pendidikan: Kontruksi Sekolah Berbasis Spiritual. Semarang: RaSAIL Media Group.

Zohar, D. dan I. M. (2001). SQ: Spiritual Quotient. Cet. III; Bandung: Mizan, 2001.

Zohar, D. dan Marshall, I. (2001). SQ, Memanfaatkan Kecerdasan Spiritual Dalam Berpikir Integralistik dan Holistik untuk Memaknai Kehidupan, hal. 134–138. doi: https://doi.org/10.35905/alishlah.v16i1.

Zohar, D. dan Marshall, I. (2007). Memberdayakan SQ di Dunia Bisnis, Terjemahan Helmi Mustofa Cet. III; Bandung: Mizan.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 Creative Commons License

Indexed by:

           Open Archives Initiative