Kesiapan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Dalam Menyiapkan Guru Profesional di IAIN Raden Intan Lampung

Juju Saepudin

Abstract


Abstract

The educator's producer institution is required to improve quality to be able to produce great graduates. This paper presents the research results on the readiness of the educator's producer institution at Raden Intan State Islamic Institute in preparing professional teacher candidates through the Pre-service Professional Teacher training program. This study uses a qualitative approach, using observation, in-depth interviews, and documentation studies. The inductive data analysis results obtained several conclusions: First, based on accreditation status, academic position, education level, and the ratio of lecturers and students, only three study programs have met the criteria. Second, the program for improving and developing instructional activities, partnership networks, and quality assurance has been running effectively. Third, the high interest of prospective students entering the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training IAIN Raden Intan Lampung supports preparing professional educators. Meanwhile, the student selection process that puts aside the exploration of interests and talents and applied competencies, the limitations and lack of infrastructure, and the weak socialization of policies related to Pre-service PPG are part of the many inhibiting factors LPTKs in preparing prospective professional educators.

Abstrak

Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) sebagai lembaga pencetak guru dituntut untuk meningkatkan kualitas program studinya agar mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas. Tulisan ini menyajikan hasil penelitian tentang kesiapan LPTK Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Raden Intan Lampung dalam menyiapkan calon guru profesional melalui program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data observasi, wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Hasil analisa data secara induktif didapatkan beberapa kesimpulan sebagai berikut: Pertama, berdasarkan status akreditasi, jabatan akademik, jenjang pendidikan serta rasio dosen dan mahasiswa hanya tiga program studi yang sudah memenuhi kriteria. Kedua, program peningkatan dan pengembangan aktivitas instruksional, jaringan kemitraan dan penjaminan mutu sudah berjalan dengan efektif. Ketiga, tingginya minat calon mahasiswa memasuki Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) IAIN Raden Intan Lampung merupakan faktor pendukung sekaligus modal awal bagi LPTK dalam menyiapkan pendidik yang professional. Sedangkan, proses penjaringan mahasiswa yang mengesampingkan penggalian minat dan bakat serta kompetensi terapan, keterbatasan dan ketiadaan sarana prasarana serta lemahnya sosialisasi kebijakan terkait PPG Prajabatan menjadi bagian dari sekian banyak faktor penghambat LPTK dalam menyiapkan calon pendidik profesional. 


Keywords


IAIN Raden Intan; Pre-Service Training and Professional Teacher; Readiness; Intan; Kesiapan; PPG Prajabatan dan Guru Profesional

Full Text:

PDF

References


Abduhzen, Mohammad. (2015) “Guru Generasi Baru”, dalam Jejen Musfah (editor) Redesain Pendidikan Guru; Teori, Kebijakan dan Praktik. Jakarta: Prenadamedia Group.

Agung, Iskandar dan Agus Santosa. (2017) “Dinamika LPTK Menuju Perguruan Tinggi Kelas Dunia (World Class University/WCU)”, PERSPEKTIF: Ilmu Pendidikan, 31(1), pp.43-54. doi: https://doi.org/10.21009/PIP.311.6.

Alhumami, Amich. (2015) “Pendidikan Keguruan dan Reformasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (Ikhtiar Meningkatkan Kualitas Guru dan Mutu Pendidikan)”, dalam Jejen Musfah (editor) Redesain Pendidikan Guru; Teori, Kebijakan dan Praktik. Jakarta: Prenadamedia Group.

Ali, Lukman dkk. (1997) Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Anwar, Chairul. (2016) Diinterviu oleh Saepudin, 29 Agustus.

Arifian, Florianus Dus. (2019) “Peran Lembaga Pencetak Tenaga Kependidikan (LPTK) Dalam Mempersiapkan Generasi Emas Bangsa”. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio, 11(1), pp.26-38. doi: https://doi.org/10.36928/jpkm.v13i1.

A’yun, Qurroti. (2019) “Manajemen Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dalam Mempengaruhi Motivasi Guru di Lembaga Pendidikan Islam Bani Hasyim”. Vicratina: Jurnal Pendidikan Islam, 4(8), pp.204-221. Tersedia pada: http://www.riset.unisma.ac.id/index.php/fai/article/view/6623/5371 (Diakses: 30 Maret 2021).

Azhar. (2011) “Paradigma Meningkatkan Mutu Pendidikan Pada LPTK”. Jurnal Tabularasa, 8(1), pp.73-86. doi:https://doi.org/10.24114/jt.v15i3.

BANPT. 2011. Pedoman Evaluasi-Diri Untuk Akreditasi Program Studi dan Institusi Perguruan Tinggi. Jakarta: Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi.

Basid, Abdul. (2016) Desain Operasioanl Penelitian Kesiapan LPTK-PTKIN Dalam Menyiapkan Calon Pendidik Yang Profesional. Jakarta: Balai Litbang Agama Jakarta.

Bhakti, Caraka Putra dan Ika Maryani. (2016) “Strategi LPTK Dalam Pengembangan Kompetensi Pedagogik Calon Guru” Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik), 1(2), pp.98 – 106. doi:http://dx.doi.org/10.26740/jp.v1n2.p98-106.

Chotimah, Umi. (2009) “Peranan LPTK dalam Mewujudkan Guru yang Profesional” Makalah, disampaikan pada kegiatan Seminar Nasional Pendidikan di Palembang tanggal 14 Mei 2009. Palembang: FKIP Universitas Sriwijaya.

Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (Eds.). (1994) Handbook of Qualitative research. Thousand Oaks, California: Sage Publications.

Fatkuroji. (2015) “Kesiapan Pendidik dan Tenaga Kependidikan dalam Menyonsong Masyarakat Ekonomi Asean”. El-Idare: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 1(1), pp.101-114. Tersedia pada: http://jurnal.radenfatah.ac.id/index.php/El-idare/ article/view/293/248 (Diakses: 29 Maret 2021).

Gunawan, Imam. (2013) Metode Penelitian Kualitatif: Teori dan Praktik. Jakarta: Bumi Aksara.

Hafia, Zakia Fardha. (2016) Diinterviu oleh Saepudin, 7 September.

Hamidan, M Ridho. (2016) Diinterviu oleh Saepudin, 7 September.

Indonesia, P. (2002) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.Indonesia.

Indonesia, P. (2005) Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen. Indonesia.

Indonesia, P. (2008) Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 Tentang Guru. Indonesia.

Isjoni. (2009) Guru Sebagai Motivator Perubahan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Jati, Handaru. (2015) “Penilaian Efisiensi Universitas LPTK di Indonesia Dengan Menggunakan Data Envelopment Analysis” Jurnal Electronics, Informatics, and Vocational Education (ELINVO), 1(1), pp. 37-43. doi: https://doi.org/10.21831/elinvo.v1i1.10877.

Juangsih, Juju. (2014) “Peran LPTK Dalam Menghasilkan Guru Yang Profesional”, Jurnal Wahana Didaktika, 12(2), pp.72-83. doi: http://dx.doi.org/10.31851/wahana didaktika. v12i2.91.

Kalifah, Diah Rizki Nur. (2016) Diinterviu oleh Saepudin, 7 September.

Kemendikbud. (2011) Keputusan Menteri Pendidikan Kebudayaan Nomor 224 Tahun 2011 Tentang Penetapan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Penyelenggara Pendidikan Guru Bagi Guru Dalam Jabatan di Lingkungan Kementerian Agama.

Kemendikbud. (2012) Peraturan Menteri Pendidikan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2012 Tentang Sertifikasi Bagi Guru Dalam Jabatan.

Kemendikbud. (2013) Peraturan Menteri Pendidikan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 62 Tahun 2013 Tentang Sertifikasi Guru Dalam Jabatan dalam Rangka Penataan dan Pemerataan Guru.

Kemendikbud. (2013) Peraturan Menteri Pendidikan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 87 Tahun 2013 Tentang Program Pendidikan Profesi Guru Pra Jabatan.

Kemendikbud. (2013) Keputusan Menteri Pendidikan Kebudayaan Nomor 128 Tahun 2013 Tentang Perguruan Tinggi Penyelenggara Sertifikasi Guru Bagi Guru Dalam Jabatan.

Kemendiknas. (2007) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 18 Tahun 2007 Tentang Sertifikasi Bagi Guru Dalam Jabatan.

Kemendiknas. (2009) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 8 Tahun 2009 Tentang Program Pendidikan Profesi Guru Pra Jabatan.

Kemendiknas. (2009) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 10 Tahun 2009 Tentang Sertifikasi Bagi Guru Dalam Jabatan.

Kemendiknas. (2010) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 9 Tahun 2010 Tentang Program Pendidikan Profesi Guru Bagi Guru Dalam Jabatan.

Kemendiknas. (2011) Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 11 Tahun 2011 Tentang Sertifikasi Bagi Guru Dalam Jabatan.

Kemenristekdikti. (2015) Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2015 Tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

Kemenristekdikti. (2016) Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Tahun 2016 Tentang Perguruan Tinggi Penyelenggara Sertifikasi Guru Bagi Guru Dalam Jabatan.

Kemenristekdikti (2016) Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 26 Tahun 2015 Tentang Registrasi Pendidik Pada Perguruan Tinggi.

Muahanif. (2016) Diinterviu oleh Saepudin, 29 Agustus.

Mulyasa, E. (2006) Menjadi Guru Profesional Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan. Bandung: PT. RemajaRosda Karya.

Mulyani, Dessy. (2013) “Hubungan Kesiapan Belajar Siswa dengan Prestasi Belajar”, KONSELOR: Jurnal Ilmiah Konseling, 2(1), pp.27-31. doi: https://doi.org/10.24036/0201321729-0-00.

Nurdin, Syafruddin. (2005) Guru Profesional & Implementasi Kurikulum. Jakarta: Quantum Teaching.

Rohman, Abdul. (2016) “Peran LPTK Dalam Mempersiapkan Guru Yang Kompeten”, At-Taqaddum, 5(2), pp. 282-301. doi:10.21580/at.v5i2.700.

Rozak, Abdul. (2016) Tantangan LPTK Dalam Menghasilakan Guru Profesional, Makalah Seminar Pra Penelitian 8 Mei 2016. Jakarta: Balai Litbang Agama Jakarta.

Sardjunani, Nina. (2015) Isu Strategis: Peningkatan Manajemen Guru, Pendidikan Keguruan, dan Reformasi LPTK. Power Point, disampaikan Dalam Rapat Koordinasi Penajaman Rancangan Teknokratik RPJMN 2015 – 2019. Jakarta: Sub-Bidang Pendidikan Deputi Bidang SDM & Kebudayaan BAPPENAS.

Sejarah IAIN Raden Intan Lampung. (2016) https://www.radenintan.ac.id, (Diakses: 24 Agustus 2016).

Sofyan, Ahmad. (2015) “Penyiapan Calon Guru (Pengalaman Empirik FITK UIN Jakarta)”, dalam Jejen Musfah (editor) Redesain Pendidikan Guru; Teori, Kebijakan dan Praktik. Jakarta: Prenadamedia Group.

Suhendra, (2016) Diinterviu oleh Saepudin, 7 September.

Utari, Nadia, Ahyanuardi dan Sukardi. (2020) “Studi Kajian Mengenali Karakteristik Kurikulum LPTK Pada Program Studi Pendidikan Teknik Elektro Universitas Negeri Padang” JTEV (Jurnal Teknik Elektro dan Vokasional), 6(2), pp.232-237 doi: https://doi.org/10.24036/jtev.v6i2.107921.

Widodo, Erna dan Mukhtar. (2000) Konstruksi Ke Arah Penelitian Deskriptif. Yogyakarta: Avirouz.

Widodo, Ganjar Setyo dan Kharisma Sita Rofiqoh. (2020) “Pengembangan Guru Profesional Menghadapi Generasi Alpha”. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 7(1), pp.13-22. doi:https://doi.org/10.38048/jipcb.v7i1.

Yulianto, Aditya dan Muhammad Khafid. (2016) “Pengaruh Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), Minat Menjadi Guru, Dan Prestasi Belajar Terhadap Kesiapan Mahasiswa Menjadi Guru Yang Profesional”, Economic Education Analysis Journal, 5(1), pp.100-114. doi: https://doi.org/10.15294/eeaj.v10i1.




DOI: http://dx.doi.org/10.32729/edukasi.v19i2.723

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 Creative Commons License

Indexed by:

           Open Archives Initiative