Pendidikan Islam Alternatif: Studi Pada SD Plus Islamic Center Manado

Main Article Content

Ta’rif Ta’rif

Abstract

This paper examines the process of how alternative Islamic education arose, its strategy, and expectation in the future. This research uses qualitative approach in the SD Plus Islamic Center Manado location. Among the discoveries, the Moslem communities have chosen the SD Plus Islamic Center as an alternative Islamic education, based on the following reasons: initially to protect their children from ideological affections from other religions, to combine the science and technology curriculum (IPTEK) and religious teachings (IMTAK) by integrating Islamic values in the teaching process (KBM), and to participate in the development of the global era. Tulisan ini akan mengkaji tentang bagaimana latar belakang munculnya pendidikan agama Islam alternatif, strategi dan model penyelenggaraan pendidikan Islam altenatif yang diharapkan di masa yang akan datang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengambil lokasi di SD Plus Islamic Center Manado. Di antara hasil temuannya adalah bahwa pilihan masyarakat muslim yang menjadikan SD Plus Islamic Center sebagai pendidikan agama Islam alternatif, karena didasari beberapa faktor yaitu: pertama, sebagai bentuk quaranti terhadap pembinaan ideologi/akidah sekaligus menawarkan pendidikan yang berkualitas. Kedua: mengembangkan kurikulum berbasis agama (IMTAK) dan umum (IPTEK) dengan mengintegrasikan Nilai-Nilai Keislaman dalam setiap proses setiap Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), ketiga dapat berkompetisi dalam memasuki perkembangan dunia yang mengglobal.

Article Details

How to Cite
Ta’rif, T. (2013). Pendidikan Islam Alternatif: Studi Pada SD Plus Islamic Center Manado. EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Dan Keagamaan, 11(3). https://doi.org/10.32729/edukasi.v11i3.418
Section
Articles