Planning Framework dan Outline Model Imajinasi Kreatif Berbasis Neurosains (IKBN) Pada Pembelajaran Keagamaan Islam Tingkat Sekolah Dasar

Main Article Content

Desfa Yusmaliana
Suyadi suyadi
Hendro widodo
Gamal Abdul Nasir Zakaria

Abstract

Imajinasi kreatif merupakan salah satu fungsi otak intuitif yang selama ini belum banyak dipelajari, sehingga pemikiran imajinatif sering kali dikesampingkan, bahkan didiskreditkan. Padahal, para Ulama dan Ilmuan terdahulu tidak jarang yang menggunakan imajinasi kreatifnya dalam proses penciptaaan teori baru. Oleh karena itu, diperlukan model kajian otak intuitif—yang selama ini dipelajari di bidang neurosains—sebagai basis berpikir imajinasi kreatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik analisis konten dan wawancara Kajian ini selanjutnya disebut dengan istilah “Model Imajinasi Kreatif Berbasis Neurosain (IKBN). Agar model ini dapat dioperasionalisasikan dalam pembelajaran keagamaan Islam, perlu diberikan planning framework dan outline pembelajaran. Model IKBN dirancang dengan menggunakan beberapa alat pembelajaran yang dikenal dengan alat kognitif atau neurosains kognitif. Sebagian besar spesifikasi metode yang terdapat pada model IKBN memiliki hasil yang mirip dengan cognitive tools yang dikonsepkan oleh Kieran Egan, namun lebih spesifik ditujukan pada mata pelajaran keagamaan Islam pada jenjang sekolah dasar.

Article Details

How to Cite
Yusmaliana, D., suyadi, S., widodo, H., & Zakaria, G. A. N. . (2022). Planning Framework dan Outline Model Imajinasi Kreatif Berbasis Neurosains (IKBN) Pada Pembelajaran Keagamaan Islam Tingkat Sekolah Dasar. EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Dan Keagamaan, 20(2), 233–251. https://doi.org/10.32729/edukasi.v20i2.764
Section
Articles

References

Alphen, P. Van. (2011). Imagination as a transformative tool in primary school education. RoSE: Research on Steiner Education, 2(2), 16–34.

Andiyanto, T. (2017). Peran Guru dalam Implementasi Kurikulum 2013: Studi Pada TK Mentari Kec. Abung Selatan Kab. Lampung Utara. Elementary, 3, 73–78.

Anwar, B. (2016). Pendidikan Islam Melalui Kemahiran Berfikir Membentuk Moral dan Akhlakul Karimah Pelajar Islam. Al-Daulah, 5(2), 341–351.

Baharun, H. (2016). Pengembangan Media Pembelajaran PAI Berbasis Lingkungan Melalui Model ASSURE. Cendikia, 14(2), 231–246. https://doi.org/https://doi.org/10.21154/cendekia.v14i2.610

Buzan, T. (2003). Use Both Sides of Your Brain: Teknik Pemetaan Kecerdasan dan Kreativitas Pikiran, Temuan Terkini tentang Otak Manusia. Ikon Teralitera.

Darda, A. (2016). Integrasi Ilmu dan Agama: Perkembangan Konseptual di Indonesia. At-Ta’dib, 10(1), 33–46.

Dorota M, J., & Maciej, K. (2015). Measuring Creative Imagery Abilities. Frontiers in Psychology, 6.

Editor, C., & Jackson, N. (2018). Exploring Imagination in Learning , Education and Practi ce. 11.

Egan, K. (2001a). Imaginative Education. Imaginative Education Research Group (IERG). http://ierg.ca/

Egan, K. (2001b). The Cognitive Tools of Children’s Imagination. Annual European Conference on Quality in Early Childhood Education (11th, Alkmaar, Netherlands, August 29-September 1, 2001).

Egan, K. (2004). Memory, Imagination, and Learning: Connected by the Story. Phi Delta Kappan, 70(6), 455–459.

Egan, K., & Judson, G. (2016). Imagination and the Engaged Learner: Cognitive Tools for The Classroom. Howker Brownlow Education.

Egan, K., Stout, M., & Takaya, K. (2007). Teaching and Learning Outside the Box. Teachers College Press.

Emzir. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif: Analisis Data. Rajawali Pers.

Erlista, A. (2018). Peningkatan Keterampilan Menulis Puisi Menggunakan Metode Sugesti Imajinasi dengan Media Videoklip Lagu. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 7(1), 7–13.

Foer, J. (2013). Moonwalking with Einstein: Rahasia Memiliki Ingatan Super. PT Gramedia Pustaka Utama.

Gambrell, L. B., & Jawitz, P. B. (1993). Mental Imagery, Text Illustrations, and Children’ s Story Comprehension and Recall. Reading Research Quarterly, 28(3), 264–276. https://doi.org/10.2307/747998

Hanafi, I. (2016). Neurosains-spiritualitas dan pengembangan potensi kreatif. An-Nuha, 3(1), 23–38.

Handiwiguna, R., Mila, F. H., & Firmansyah, D. (2018). Pembelajaran menganalisis menulis puisi dengan menggunakan pendekatan kontekstual imajinatif. Parole: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 1(4), 577–584.

Ibda, F. (2015). Perkembangan Kognitif: Teori Jean Piaget. Intelektualita, 3(1), 27–38.

Ibrahim, R. (2013). Pendidikan Multikultural: Pengertian, Prinsip, dan Relevansinya dengan Tujuan Pendidikan Islam. Addin, 7(1), 129–154.

Idris, M. (2014). Konsep Pendidikan Humanis dalam Pengembangan Pendidikan Islam. Miqot, XXXVIII(2), 417–434.

Inten, D. N., Permatasari, A. N., Mulyani, D., Komunikasi, F. I., & Bandung, U. I. (2016). Literasi Dini Melalui Teknik Bernyanyi. Al Murabbi, 3(1), 70–91.

Judson, G. (2016). Two Key Points for Understanding Imagination in Education. https://www.gettingsmart.com/2016/09/imagination-misunderstood/?utm_campaign=coschedule&utm_source=twitter&utm_medium=Getting_Smart&utm_content=Two Key Points for Understanding Imagination in Education

Judson, G. (2017). imaginED: Education that Inspires Learners of All Ages. http://gillianjudson.edublogs.org/sample-page/

Judson, G. (2019). Hasil Wawancara dengan Executive Director of the Centre For Imagination In Research, Culture and Education (CIRCE) at Simon Fraser University. Pada hari Kamis, 19 Desember 2019 melalui aplikasi zoom pukul 23.00 WIB

Juliyanto, E., Nugroho, S. E., & Marwoto, P. (2013). Perkembangan Pola Pemecahan Masalah Anak Usia Sekolah dalam Memecahkan Permasalahan Ilmu Pengetahuan Alam. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 9, 151–162.

Leopold, C., & Mayer, R. E. (2015). An Imagination Effect in Learning From Scientific Text. Journal of Educational Psychology, 107(1), 47–63.

Maksum, A. (2015). Model Pendidikan Toleransi di Pesantren Modern dan Salaf. Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies), 3(1), 81–108.

Mardati, A., & Wangid, M. (2015). Jurnal Prima Edukasia. Jurnal Prima Edukasia, 3(2), 120–132.

Muhaningsih, R., Fadillah, & Purwati. (2017). Peningkatan Pengenalan Huruf Hijaiyah Melalui Bermain pada Anak Usia 4-5 Tahun. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(5).

Murti, H. A. S., & Hastjarjo, T. D. (2015). Permainan Imajinatif Berdasarkan Metakognisi dalam Belajar Matematika. Gadjah Mada Journal of Psychology, 1(1), 1–12.

Nursisto. (1999). Kiat Menggali Kreativitas. PT. Mitra Gama Widya.

Pasiak, T. (2005). Revolusi IQ/EQ/SQ: Antara Neurosains dan Al-Quran (V). Mizan.

Pasiak, T. (2019). Hasil Wawancara dengan Pakar Neurosains, Dr dr Taufiq Pasiak MKes MPd. Pada hari Jumat, 13 Desember 2019 melalui aplikasi Whattsapp pada pukul 20.00 WIB

Pelaprat, E., & Cole, M. (2011). “ Minding the Gap ” : Imagination , Creativity and Human Cognition. https://doi.org/10.1007/s12124-011-9176-5

Press Workshop : Implementasi Kurikulum 2013. (2014). https://www.kemdikbud.go.id/kemdikbud/dokumen/Paparan/Paparan Mendikbud pada Workshop Pers.pdf

Pressley, G. M. (1976). Mental Imagery Helps Eight-Year-Olds Remember What They Read. Journal of Educational Psychology, 68(3), 355–359. https://doi.org/10.1037/0022-0663.68.3.355

Putra, A. T. A. (2015). Pemikiran Filosofis Pendidikan Ibnu Sina Dan Implikasinya pada Pendidikan Islam Kontemporer. Literasi, VI(2), 191–201.

Robinson, S. (2008). Conceptual modelling for simulation Part I : definition and requirements. The Journal of the Operational Research Society2, 59(3), 278–290. https://doi.org/10.1057/palgrave.jors.2602368

Sangkanparan, H. (2011). Dahsyatnya Otak Tengah: Jadikan Anak Anda Cerdas Saat Ini Juga. VisiMedia.

Santrock, J. W. (2014). Psikologi Pendidikan: Edisi 5 Buku 2. Salemba Humanika.

Santrock, J. W. (2017). Psikologi Pendidikan: Edisi 5-Buku 1. Salemba Humanika.

Sari, S. M. (2005). PERAN RUANG DALAM MENUNJANG PERKEMBANGAN KREATIVITAS ANAK. Dimensi Interior, 3(1), 80–93.

Sauri, S. (2010). Membangun karakter bangsa melalui pembinaan profesionalisme guru berbasis pendidikan nilai. Jurnal Pendidikan Karakter, 2(2), 1–16.

Sombrio, G. D. S., Ulbricht, V. R., & Haeming, W. K. (2014). Games and Gamification : A Proposal for a Creative Learning Process in Education. 3(4), 117–129. https://doi.org/10.15640/jehd.v3n4a12

Suadu, F. (2018). Manusia Unggul Neurosains dan Al-quran. PT. Penjuru Ilmu Sejati.

Sudarmo, M. N. P., & Mariyati, L. I. (2017). Kemampuan problem solving dengan kesiapan masuk sekolah dasar. Jurnal Psikologi, 2(1), 38–51.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suryabrata, S. (2018). Metodologi Penelitian. PT. RajaGrafindo Persada.

Suyadi. (2017a). Teori Pembelajaran Anak Usia Dini Dalam Kajian Neurosains. PT. Remaja Rosdakarya.

Suyadi. (2018). Pendidikan Islam Anak Usia Dini Dalam Perspektif Neurosains: Robotik Akademik dan Saintifik. Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 13(2), 231–262.

Suyadi. (2017b). Pendidikan Islam Dan Neurosains. Prosiding Konferensi Nasional Ke-6 Asosiasi Program Pascasarjana Perguruan Tinggi Muhammadiyah ’Aisyiyah (APPPTMA), September, 93–107.

Tambak, S. (2016). Metode Bercerita dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Al-Thariqah2, 01(01).

Taufiq, A., Prianto, P. lestari, & Mikarsa, H. L. (2014). Modul: Hakikat Pendidikan di Sekolah Dasar. Universitas Terbuka. http://repository.ut.ac.id/4122/1/PDGK4403-M1.pdf

Teacher Tips More About Cognitive Tools. (2001). IERG.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003. (2003).

Vandervert, L. (2012). Vygotsky Meets Neuroscience: The Cerebellum and the Rise of Culture through Play. American Journal of Play, 9(2), 202–228.

Vygotsky, L. S. (2004). Imagination and Creativity in Childhood. Journal of Russian and East European Psychology, 42(1), 7–97. https://doi.org/10.2753/RPO1061-0405290173

Widhiani, I. A. S., Marhaeni, A. A. I. . M., & Dantes, I. N. (2014). Penerapan Penggunaan Media Permainan Fantasi dan Imajinasi Kreatif untuk Meningkatkan Kemampuan Otak Kanan dan Mengembangkan Kemampuan Berbahasa. PENDASI: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 4(1).

Zainuddin, M. (2011). Paradigma Pendidikan Islam Holistik. Ulumuna, Jurnal Studi Keislaman, XV(1). https://doi.org/https://doi.org/10.20414/ujis.v15i1.210

Zemliansky, P., & Wilcox, D. (2010). Design and impementation of educational games: theoritical and practical perspectives. Yurchak Printing Inc.

Zuraya, H. (2013). Konsep Pendidikan Fazlur Rahman. Khatulistiwa: Journal of Islamic Studies, 3(2), 185–200.